Jasa Survey dan Pemetaan LiDAR Drone

LiDAR Multicopter

Jasa Pemetaan Topografi Menggunakan LiDAR Drone Multicopter

Kami, PT Solusi Pemetaan Pasti, dengan bangga menghadirkan solusi pemetaan modern yang telah terbukti efisien dan akurat, menggunakan teknologi UAV LiDAR dan fotogrametri udara. Layanan ini merupakan bagian dari proyek Detail Engineering Design (DED) SPJBTL Phase-2 Awak Mas Gold Project untuk PT Abirama Prinsipa Indonesia. Proyek ini mencakup pemetaan segmen sepanjang sekitar 35 km dan area master gardu induk seluas ±49 m².

Mengapa LiDAR adalah Solusi Terbaik?

LiDAR (Light Detection and Ranging) adalah teknologi penginderaan jauh optik yang menggunakan pulsa cahaya untuk mendeteksi objek dan mengukur jaraknya. Sensor akan menembakkan laser ke objek dan pulsa tersebut akan dipantulkan kembali, menghasilkan posisi 3-dimensi. Keunggulan utama teknologi ini adalah kemampuannya untuk menembus celah-celah vegetasi lebat, sehingga kami dapat mengukur elevasi permukaan tanah secara akurat meskipun tertutup oleh vegetasi padat.

Layanan kami menawarkan beberapa keunggulan utama:

  • **Akurasi Tinggi:** Dengan GNSS Geodetik dual frekuensi dan sensor LiDAR, kami mencapai akurasi vertikal 5-10 cm di area terbuka dan 15-20 cm di area bervegetasi, serta akurasi horizontal 10-20 cm.
  • **Resolusi Tinggi:** Sensor LiDAR menghasilkan data dengan resolusi tinggi, mencapai 45-50 point per meter persegi.
  • **Efisiensi Waktu dan Biaya:** Metode ini mengoptimalkan waktu dan biaya, terutama untuk survei di medan ekstrem atau area yang luas.

Layanan ini sangat relevan dan cocok untuk berbagai proyek, termasuk pembangunan transmisi listrik, jalan, bendungan, kawasan industri, dan perencanaan wilayah.

Metodologi dan Hasil Kerja

Kami memulai proses dengan mobilitasi tim dan peralatan ke lokasi, diikuti dengan penentuan dan pemasangan dua titik Benchmark (BM) atau lebih, serta sepuluh Independent Control Points (ICP) untuk memastikan akurasi hasil pemrosesan data. Untuk mendapatkan akurasi yang tinggi, pengukuran posisi BM akan dilakukan menggunakan metode statis dengan mengikatkan data ke CORS (Continuously Operating Reference Station) terdekat.

Proses akuisisi data akan dilakukan menggunakan UAV (drone) pada ketinggian penerbangan 80-90 meter dari permukaan. Setelah data mentah (unclassified DSM) diperoleh, kami akan memprosesnya menjadi data point cloud (LAS Format) yang kemudian diklasifikasikan menjadi data "ground" (tanah) dan "non-ground" (objek-objek di atas tanah).

Output dari proyek ini mencakup berbagai produk data geospasial yang terintegrasi:

  • **Digital Elevation Model (DEM):** Representasi 3D dari medan dengan semua objek di dalamnya.
  • **Digital Terrain Model (DTM):** Representasi elevasi permukaan tanah saja, tanpa objek seperti vegetasi atau bangunan.
  • **Garis Kontur:** Dihasilkan dari data ground dengan interval 1 m.
  • **Orthophoto:** Citra foto udara yang telah terkoreksi secara geometris dengan resolusi akhir di bawah 10 cm/piksel.

Data-data dasar ini dapat dianalisis lebih lanjut untuk berbagai keperluan seperti analisis lereng, volume cut and fill, hidrologi, dan tutupan lahan.

Contoh Visualisasi

Point Cloud dan DTM

Contoh Digital Terrain Model (DTM) dari data LiDAR.

Video Demo

Kami yakin informasi ini yang Anda butuhkan. Kami menjamin kualitas data tinggi dan memberikan garansi produk selama 1 tahun. Untuk konsultasi atau permintaan penawaran, silakan hubungi kami melalui WhatsApp di **+62 857 7374 5006**.

Comments on this post

New Comments

No comments yet.

Post your comment

Layanan yang Kami Berikan

Temukan layanan terbaru dan berita terkini tentang teknologi pemetaan dan GIS yang telah kami kerjakan.

WhatsApp